Sekilas tentang Test CPNS

Pegawai Negeri Sipil. Satu kata yang menjadikan anak bangsa menggantungkan harapan untuk mendapatkan satu dari banyak pekerjaan. Untuk menjadi pegawai negeri tidaklah mudah, harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. Persyaratan yang terdiri dari beberapa tahapan yang disebut sebagai seleksi. Dari yang lolos seleksi, sehingga nantinya dapat diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diberikan tugas terkait dengan kenegaraan.

Lowongan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ini sudah mulai ramai dan diminati oleh tamatan fresh-graduate maupun profesional di seluruh Indonesia. Lowongan pun bermunculan dari berbagai departemen / kementrian sampai dengan pemerintahan daerah. Dengan banyaknya lowongan, memperbesar kesempatan bagi mereka untuk menjadi PNS.

Dalam hal penyediaan informasi terkait penerimaan CPNS sekarang juga semakin lebih mudah. Hal ini dapat dilihat dari dukungan dari pemerintah dalam pelaksanaan Test CPNS dengan ketersediaan informasi dan sistem yang menggunakan teknologi informasi terintegrasi. Dari yang dulunya pendaftaran tahap awal CPNS tidak terpusat dan dilakukan terpisah (decentralized) antar lembaga pemerintahan, hingga menjadi terpusat melalui satu pintu. Sistem tersebut dinamakan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dalam bentuk web.

Web SSCN sendiri sudah sangat lengkap untuk membantu calon PNS untuk mengikuti tahapan dalam penerimaan. Ketersediaan informasi berupa alur dan cara pendaftaran, daftar lowongan PNS yang dibuka dan persyaratan untuk tiap kelembagaan, hingga pengumuman terkait PNS. Tidak hanya bagi calon, SSCN sebagai sistem satu pintu membantu panitia penyelenggara dalam alur dan proses penerimaan dan juga pada proses verifikasi dan validasi data terkait calon. Verifikasi dan Validasi ini dilakukan dengan integrasi dengan sistem DukCaPil seluruh indonesia terkait data calon, dengan cara mencocokkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). SSCN juga dijadikan pengumpulan data terpusat untuk data calon, seperti Ijazah, Foto, Transkrip Nilai dan lainnya. Jika sudah ditest kevalidannya, maka calon berhak untuk mendaftarkan diri dan mengikuti tahapan dari penerimaan.

Seleksi CPNS sendiri memiliki beberapa ketentuan dan tahapan, disesuaikan dengan lembaga pemerintahan yang menyelenggarakan Test tersebut. Disini berdasarkan pengalaman, Penulis menjabarkan secara garis besar, ada beberapa tahapan dalam seleksi CPNS, yaitu:

  1. Seleksi Administrasi. Merupakan seleksi berupa screening data dari calon peserta.
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Seleksi ini menggunakan computer-assisted-test (CAT) yaitu menggunakan komputer. Test SKD terdiri dari 3 bagian yang dibagi dari 100 soal yaitu: Tes Intelegensia Umum (TIU), Test Wawasan Kebangsaan (TWK), Test Karakteristik Pribadi (TKP)
  3. Seleksi Kompetensi Bersama. Disebut juga dengan Test Potensi Akademik (TPA)
  4. Test Kesehatan dan Kebugaran. Melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan dari calon serta kebugaran.
  5. Wawancara

Melalui test diatas akan disaring CPNS yang memiliki kompetensi. Penyaringan dapat dilihat melalui akumulasi nilai-nilai dari kelima tes tersebut dan dapat dilihat oleh semua orang. Hal ini dilakukan untuk mendukung transparansi dalam proses penerimaan seleksi. Dari akumulasi dan penyaringan tersebut akan dapat dilihat dan ditentukan oleh panitia penyelenggara batas kelulusan hingga didapatkan calon yang kompeten. Pelamar yang lolos nantinya akan melanjutkan tahapan pemberkasan hingga diangkat oleh pejabat pemerintahan terkait untuk menjadi PNS.